PT Pelni Siapkan Kapal Cepat Untuk Angkut Penumpang Asal NTT yang Tertahan di Makassar

Warga Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih tertahan keberangkatannya di Makassar karena KM Tilongkabila tujuan Labuan Bajo alami over kapasitas bisa sedikit bernafas lega.

Manajemen PT Pelni telah menyiapkan kapal cepat untuk mengangkut para penumpang dari Makassar menuju Labuan Bajo, Flores.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pare Pare

Hal ini dikatakan Kepala PT Pelni Labuan Bajo, Herman Amid kepada Pos Kupang, Kamis malam.

Menurut Herman Amid, kapal cepat jenis jetliner saat ini dalam perjalanan ke Makassar dan paling lambat Jumat bisa mengangkut penumpang yang tersisa menuju Labuan Bajo.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pare Pare

Seperti diwartakan sebelumnya, ratusan penumpang masih tertahan di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis.

Mereka adalah sebagian penumpang KM Tilongkabila tujuan Labuan Bajo, NTT, yang tak diberangkatkan ke tujuan akibat kapal over kapasitas.

Sebelumnya, sekitar 1.600-an dari total 2.500 orang penumpang telah diberangkatkan terlebih dahulu sekitar pukul 14.30 Wita hari ini. (*)

Melalui Program Kemitraan PT PELNI Bangkitkan UKM di 18 Provinsi

TANGERANG – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) hingga akhir September PT Pelni berhasil menyalurkan dana Program Kemitraan sebesar Rp 1 miliar di 3 propinsi di Indonesia.

Dana tersebut disalurkan untuk membangkitkan ekonomi nasional melalui UKM kepada 32 mitra binaan dari berbagai bidang usaha.

Direktur Keuangan PT PELNI (Persero) Tri Andayani mengatakan jumlah seluruh mitra binaan yang aktif saat ini adalah 289 mitra binaan, yang tersebar di 18 propinsi.

Baca Juga : Jadwal Kapal Ternate Jakarta

Di Provinsi Bali terdapat tujuh mitra yang mengembangkan industri kerajinan, batik & wisata dan 10 mitra di Propinsi Banten untuk pengembangan industri kerajinan, batik & perdagangan.

Di DIY, memiliki empat mitra, DKI Jakarta 34 mitra, Jambi empat mitra dan 153 mitra di Propinsi Jawa Barat.

Sebanyak 31 mitra di Propinsi Jawa Tengah, 18 mitra di Propinsi Jawa Timur dan masing-masing satu mitra di Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Lampung, dan Sulawesi Tengah.

Empat mitra masing-masing di Propinsi Kalimantan Timur dan NTB, lima mitra di Propinsi NTT, 3 mitra di Propinsi Sulawesi Selatan dan 5 mitra di Propinsi Sumatera Utara.

“Mitra binaan PT. PELNI (Persero) di 18 propinsi bergerak di 7 sektor usaha. Dengan dana kemitraan yang kami salurkan terbukti mereka berhasil mengembangkan usaha dibidangnya msing-masing,” kata Tri Andayani di lokasi pameran Trade Expo Indonesia 2017 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Ternate Jakarta

Dikatakannya, membangkitkan perekonomian, khususnya pengusaha kecil dan menengah atau UKM serta koperasi telah dilakukan BUMN Transportasi laut ini lebih dari 20 tahun lalu.

“Perkembangan terakhir menunjukkan trend kenaikan cukup signifikan, hal ini menunjukkan pola kemitraan pelaku usaha kecil dan BUMN terus berkembang,” katanya.

Selain kewajiban sebagai perusahaan BUMN, pemberian bantuan kepada mitra binaan juga untuk mengembangkan ekonomi nasional melalui usaha koperasi, UMKM dan industri kecil di seluruh pelosok Nusantara.

Untuk tahun 2018, Pelni akan terus menambah jumlah mitra binaannya, namun difokuskan penyaluran modal usaha ke pedagang maupun perajin sektor perikanan.

“Kita kerjasama dengan Dinas perikanan di wilayah setempat. Untuk wilayahnya lebih banyak ke daerah Jawa bagian timur dan Sulawesi,” katanya.

PT Pelni Siapkan 15 Kapal dan Jetliner di Pelabuhan Makassar

MAKASSAR – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Makassar telah bersiap menghadapi arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri.

Sedikitnya 15 kapal dikerahkan untuk melayani lalu-lintas penumpang ke sejumlah daerah di Tanah Air.

“Kami siapkan 15 kapal termasuk tambahan satu armada kapal berupa jetliner,” kata General Manager Pelni Makassar, Edward Tobing.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Surabaya

Belasan kapal tersebut akan melayani sejumlah rute pelayaran dari dan menuju ke Makassar.

Edward menyebut beberapa rute yang diprediksi mengalami lonjakan penumpang seperti tujuan Bima dan Labuan Bajo.

“Yang terbanyak itu ya rute tujuan daerah Bima dan Labuan Bajo. Juga terakhir ini ada rute ke Reo,” ucapnya.

Menurut Edward, puncak arus mudik via jalur laut diprediksinya terjadi pada H-7 Lebaran.

Untuk saat ini, lalu-lintas penumpang di Pelabuhan Makassar masih sepi. Belum tampak lonjakan penumpang dari dan ke Makassar.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Balikpapan Surabaya

Edward mengimbau agar masyarakat untuk lebih mempersiapkan rencananya untuk mudik Lebaran. Hal itu penting mengingat pihaknya pun tidak akan mentoleransi adanya kelebihan muatan penumpang.

“Demi keselamatan dan kenyamanan penumpang, kita akan melakukan pengawasan ketat untuk memastikan kapal yang berlayar itu telah memenuhi segala prosedur. Mulai dari kelayakan infrastruktur, SDM dan daya tampungnya. Intinya, harus mengutamakan keselamatan,” tegasnya.

Mencegah kasus yang terjadi pada arus mudik tahun lalu, dimana sebuah kapal gagal berlayar akibat over penumpang, Edward menjamin tahun ini tak akan terulang lagi.

“Itu ulah travel nakal, sudah ditutup. Dulu memang ada kelonggaran di sistem, tapi sekarang sudah tidak lagi, semua calon penumpang akan di-scan barcode, jadi saya jamin tidak akan ada lagi yang seperti itu,” kata dia.

PT Pelni Penyelenggara PSO Angkutan Barang di Laut

Pemerintah menugaskan perusahaan pelayaran nasional PT PELNI (persero) sebagai badan penyelenggaran Kewajiban Pelayanan Publik (Public Service Obligation – PSO) angkutan barang di laut.

Penugasan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden No.106 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Kewajiban Palayanan Publik Untuk Angkutan Barang di Laut yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo tanggal 1 Oktober 2015 dan diundangkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia tanggal 2 Oktober 2015 oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Sorong Surabaya

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan JA Barata menjelaskan, tujuan dikeluarkan Perpres No.106 Tahun 2015 adalah untuk menjamin ketersediaan barang dan mengurangi disparitas harga bagi masyarakat serta menjamin kelangsungan pelayanan penyelenggaraan angkutan barang ke daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan dalam mendukung pelaksanaan tol laut.

“Karena itu,perlu ada penugasan kepada Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang angkutan laut yang dinilai mampu menyelenggarakan pelayanan publik yaitu PT PELNI,” jelas Barata dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/11/2015).

Penugasan tersebut kata Barata, sesuai ketentuan pasal 75 ayat (2) Peraturan Pemerintah No.20 Tahun 2010 tentang Angkutan Perairan, yaitu dapat dilakukan penugasan kepada perusahaan angkutan laut nasional dengan mendapatkan kompensasi.

Kompensasi adalah kewajiban Pemerintah untuk membiayai penugasan penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik untuk angkutan barang di laut yang besarnya merupakan selisih antara biaya produksi dan tarif yang ditetapkan Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah sebagai kewajiban pelayanan publik.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Sorong Surabaya

Dalam penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik untuk angkutan barang di laut tambah Barata, penyelenggaraan harus memenuhi beberapa prinsip yaitu, melaksanakan pelayaran angkutan barang berdasarkan tarif dan jaringan trayek yang ditetapkan Menteri, memberikan perlakuan dan pelayanan semua pengguna jasa sesuai standar pelayanan yang ditetapkan Menteri serta menjaga keselamatan dan keamanan angkutan barang.

Dalam hal pembiayaan angkutan barang di laut, lanjut Barata, telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Bagian Anggaran Kementerian Perhubungan.

“Alokasi anggaran penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik angkutan barang di laut yang sudah ditetapkan dalam APBN digunakan sebagai dasar untuk membuat kontrak dengan BUMN di bidang angkutan laut yang akan melaksanakan kewajiban pelayanan publik,” papar Barata.

Kontrak dengan BUMN di bidang angkutan laut ditanda tangani setelah diterbitkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

Adapun isi kontrak tersebut meliputi, para pihak yang melakukan perjanjian, pokok pekerjaan yang diperjanjikan dengan uraian jelas, hak dan kewajiban para pihak yang terkait dengan perjanjian, nilai kontrak perjanjian dan syarat-syaratnya, persyaratan dan spesifikasi teknis yang jelas dan terinci, ketentuan mengenai cidera janji dan sanksi bagi pihak yang tidak memenuhi kewajibannya, penyelesaian peraselisihan serta ketentuan mengenai keadaan memaksa.

Pesantren Kilat di Atas Kapal Pelni

Mari kita sambut bulan suci Ramadhan dengan penuh suka cita dan kegembiraan. Tak terasa sebentar lagi umat muslim di seluruh dunia akan bertemu kembali dengan Ramadhan, bulan yang penuh rahmat dan ampunan.

Selama bulan Ramadhan, sudah menjadi budaya di kalangan masyarakat Indonesia untuk mengisi bulan suci denga berbagai kegiatan positif.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Makassar Surabaya

Karena itu, untuk menyemarakkan Ramadhan 1438H tahun ini , PT Pelni (Persero) akan menggelar pesantren kilat (sanlat) bertajuk “Pesantren Bahari PT Pelni bersama Ustadz Kang Zen”

“Pesantren Bahari PT Pelni bersama Ustadz Kang Zen merupakan kegiatan positif yang cocok diikuti oleh kaum muda, khususnya pelajar dari berbagai jenjang kelas,” kata Corporate Secretary PT Pelni, Didik Dwi Prasetio dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Di samping meningkatkan pemahaman keagamaan, selama kegiatan peserta Pesantren Bahari juga akan mendapatkan pengalaman melaut bersama kapal Pelni yang berlayar dari Jakarta menuju Tanjung Pinang di Kepulauan Riau.

Kolaborasi pesantren kilat dengan wawasan bahari Nusantara akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi peserta “Pesantren Bahari PT Pelni bersama Ustadz Kang Zen”.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Makassar Surabaya

Selama mengikuti kegiatan, peserta tidak saja dapat bertanya banyak hal tentang agama kepada Ustadz Kang Zen, peserta juga dapat menjelajahi kapal Pelni yang dapat menampung 2000 orang.

Banyak fasilitas di atas kapal yang dapat dinikmati peserta selama pelayaran dan membuat perjalanan terasa menyenangkan.

“Pesantren Bahari PT Pelni bersama Ustadz Kang Zen” menjadi cara unik untuk mempopulerkan kembali perjalanan menggunakan kapal laut ke masyarakat Indonesia.

“Ada suatu masa ketika masyarakat Nusantara mengandalkan laut sebagai sarana transportasi utama, dan PT Pelni memiliki tanggung jawab moral untuk mengembalikan masa-masa itu dan mengemas perjalanan dengan kapal menjadi momen yang tak terlupakan,” ujarnya.

Selain “Pesantren Bahari PT Pelni bersama Ustadz Kang Zen”, PT Pelni juga menawarkan “Mudik Hemat Tanpa Macet bersama Kapal Pelni” dengan tujuan Jakarta-Surabaya.

Cukup membayar tiket kapal Pelni seharga Rp 235.000,- per orang, masyarakat yang hendak mudik ke wilayah Jawa Timur, sudah dapat menikmati perjalanan mudik yang nyaman, dan tentunya, aman dan selamat.

Kapal Pelni telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang dapat memberikan pengalaman berbeda bagi para pemudik.

Fasilitas seperti restoran, kafetaria, hingga hiburan musik di atas kapal akan menemani perjalanan para pemudik ke kampung halaman.

PT Pelni Akan Terapkan MDCS dan Layanan Kargo Online

Untuk mengatasi kelebihan muatan kargo atau kargo yang diletakkan di geladak kapal, PT Pelni (Persero) akan membuat pelayanan kargo online. Hal ini dikatakan oleh Daniel E. Bangonan selaku Direktur Operasi PT Pelni (Persero), Kamis, di Jakarta.

Layanan kargo online dari Pelni tersebut untuk muatan geladak kargo (bukan penumpang). Aplikasi sistem tersebut untuk semua kapal yang dimiliki PT Pelni. Dan rencananya akan dioperasikan pada Mei.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Jakarta Sorong

Pengoperasian sistem tersebut akan dilakukan oleh PT SBN (Sarana Bandar Nasional) dan PT Pelita Jaya Indonesia Corporation, kedua perusahaan berhak mendapat security access dari Pelni. Untuk pengguna jasa Pelni, mereka harus login terlebih dahulu untuk memanfaatkan layanan tersebut.

“Kita usahakan di Mei bisa diterapkan, karena besok kita sudah mulai menerapkan Mobile Departure Control System untuk jalur yang dilalui KM Labobar,” kata Daniel tentang MDCS yang akan trial dua minggu, setelah akan di-soft launching.

Rencananya, KM Labobar akan mengendalikan aplikasi kargo online, termasuk di dalamnya muatan geladak over bagasi dan muatan geladak non over bagasi. Menurut Daniel, nantinya muatan geladak over bagasi merupakan perjanjian angkutan barang antara penumpang dengan perusahaan pelayaran dan apabila barang rusak akan ditanggung perusahaan pelayaran.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Jakarta Sorong

Tetapi jika muatan geladak non over bagasi merupakan perjanjian pemilik barang dengan perusahaan pelayaran dan apabila ada kerusakan menjadi tanggung jawab operator. Kerusakan akan di-klaim melalui Asuransi Aspan, milik PT Pelni.

“Ini sangat berbeda. Kalau ada kerusakan akan diasuransikan. Ada pilihan asuransi sesuai standar,” tambah Daniel.

BNI dan Himbara Dukung Transaksi Online Pembayaran Tiket Kapal dan Top Up Agen PELNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bekerjasama dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (PELNI) untuk memberikan kemudahan transaksi bagi penumpang kapal laut dan Agen PELNI serta menyediakan mesin Electronic Data Capture (EDC) Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Penumpang kapal laut dapat membeli tiket secara online dan melakukan pembayaran melalui seluruh channel perbankan BNI. Para Agen PELNI juga diberikan kemudahan untuk top up deposit melalui BNI Virtual Account.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Surabaya Batam

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait penggunaan layanan jasa perbankan oleh Direktur Utama PELNI Insan Purwarisya L Tobing dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati di Jakarta, Senin.

Pada kesempatan yang sama, terdapat kerja sama penyediaan EDC Himbara untuk PELNI ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Direktur Usaha Angkutan Kapal Penumpang dan Perintis PELNI OM Sodikin dengan General Manager (GM) Divisi Hubungan Kelembagaan BNI GC Koen Yulianto.

Selain itu, dilaksanakan pula penandatanganan PKS antara Direktur Usaha Angkutan Kapal Penumpang dan Perintis PELNI OM Sodikin dengan GM Divisi Hubungan Kelembagaan BNI GC Koen Yulianto terkait penggunaan layanan BNI e-Collection payment Agen PELNI melalui BNI Virtual Account dan EDC Himbara.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Surabaya Batam

Adi Sulistyowati menuturkan, segala transaksi yang dilakukan oleh pengguna kapal laut maupun agen tercatat pada sistem PELNI secara online dan real time. Maka, dalam hitungan detik tiket penumpang akan langsung terbit dan deposit para Agen PELNI bertambah.

“BNI Virtual Account memungkinkan PELNI untuk memonitor transaksi yang dilakukan oleh pengguna kapal laut maupun Agen PELNI. Hal itu membuat proses pemantauan dan pelaporan transaksi yang dilakukan oleh PELNI menjadi lebih cepat dan mudah,” ujar Adi Sulistyowati.

BNI Virtual Account yang terakomodir dalam platform BNI e-Collection memiliki keunggulan antara lain diberikannya nama dan nomor Virtual Account sebagai nomor tujuan transfer, dapat mengidentifikasi pelanggan atau penyetoran, akan muncul di rekening Koran (account statement) setiap transaksi.

Keunggulan lainnya adalah penyetoran dapat dilakukan di berbagai channel BNI dan bank lain (kliring/RTGS/transfer antar Bank Online) baik dalam rupiah maupun valas, serta hasil transaksi dapat dilihat secara online melalui BNIDirect maupun portal BNI e-Collection.

Selain itu, proses implementasi BNI Virtual Account singkat, tidak mengharuskan penyetor memiliki rekening di BNI, serta terintegrasi dengan sistem nasabah, dengan menggunakan API (Application Program Interface), file transfer dan upload melalui portal.

Pelni Kini Hubungkan Surabaya ke Pulau Paling Selatan di Indonesia

PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)-PELNI akan mengoperasikan 1 lagi kapal tol laut, trayek T-9 dari Tanjung Perak, Surabaya ke Kisar-Namrole-Kisar-Tanjung Perak mulai tanggal 16 Agustus.

Pulau Kisar merupakan pulau terdepan Indonesia di bagian Selatan. Kisara termasuk wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku. Kabupaten Maluku Barat Daya merupakan kabuoaten baru hasil pemekaran dari Kabupaten Maluku Tenggara.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Surabaya Ambon

Corporate Secretary PT PELNI (Persero) Didik Dwi Prasetio mengatakan, pengoperasian pada trayek T-9 menambah daftar kepercayaan pemerintah kepada PT. PELNI (Persero). Saat ini PELNI mengoperasikan 7 kapal pada 6 trayek Tol Laut.

“Dengan penambahan 1 trayek, maka PELNI menjalani 7 trayek dari 13 trayek yang disiapkan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan,” kata Didik.

PT. PELNI telah mendapat surat penugasan penyelenggaraan pelayanan publik untuk angkutan barang di laut tahun 2017 dari pemerintah.

“Kami mendapatkan penugasan melalui surat Dirjen Perhubungan laut Nomor. PR.101/III/15/OA-2-17 tanggal 25 Juli 2017 trayek T-9 dari Tanjung Perak-Kisar (896 mile) Namrole-Kisar (308 mile) dan Kisar-Tanjung Perak (896 mile),” lanjutnya.

Kisar dan Namrole merupakan dua pulau di Provinsi Maluku. Kisar dekat dengan Kupang dan Timor Leste Sedangkan Namrole lebih dekat ke Ambon.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Surabaya Ambon

Dua pulau di Provinsi Kepulauan Maluku ini sangat membutuhkan kapal Tol Laut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memasarkan hasil laut berupa ikan, rumput laut, ternak sapi dan kerbau.

PELNI akan mengoperasikan KM. Caraka Jaya Niaga III-32 dengan kapasitas 115 kontainer. “Kapalnya sudah siap. Rencana dioperasikan pada 16 Agustus 2017 sebagai persembahan pemerintah dan PT. PELNI (Persero) pada HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia,” tambah Didik.

Pulau Kisar tidak menghasilkan padi sebagai bahan makanan pokok. Sembilan bahan pokok harus disuplai dari luar pulau sehingga terjadi disparitas harga. Dengan kehadiran Tol Laut di Kisar akan membantu suplai, sehingga ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau tercukupi.

Tol Laut diharapkan memangkas rantai pasok dengan distribusi barang secara langsung dari daerah produsen yang umumnya di Jawa ke daerah konsumsi termasuk di pulau-pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Menteri BUMN Angkat Kepala BPTJ Sebagai Komisaris Utama PT PELNI

Menteri Badan Usaha dan Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengangkat Bambang Prihartono menjadi Komisaris Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) PELNI.

Keputusan tersebut berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan (RUPS) PT PELNI pada Senin.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Surabaya Bau Bau

Penyerahan Salinan Keputusan Menteri BUMN dilakukan oleh Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Ahmad Bambang yang dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT PELNI (Persero) serta pejabat dan pegawai Kementerian BUMN.

Hadirnya komisaris utama baru diharapkan dapat mengembangkan sinergi PELNI dengan berbagai pihak.

“PT PELNI (Persero) diharapkan memunculkan terobosan,” ungkap Ahmad Bambang, Senin.

Terutama untuk pengiriman logistik, diharapkan akan lebih banyak menggunakan kapal dibandingkan melalui darat.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Surabaya Bau Bau

“Saat ini pengiriman logistik masih banyak yang via darat, perlu inovasi supaya PELNI tidak hanya dikenal sebagai angkutan penumpang namun juga angkutan logistik laut,” tutur Ahmad Bambang.

Bambang Prihartono saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Menteri BUMN Resmikan Layanan Eksekutif Heritage RS Pelni

Merayakan hari jadinya RS Pelni yang ke-100, anak usaha PT Pelni (Persero) yang bergerak di bidang kesehatan meresmikan fasilitas Klinik Eksekutif Heritage yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk peserta BPJS.

Dengan melakukan top up, peserta BPJS yang mengutamakan kenyamanan, dapat merasakan konsep layanan kesehatan one stop service yang lebih personal. Klinik Eksekutif Heritage dilengkapi dengan jajaran dokter spesialis senior yang siap memberikan layanan kesehatan yang prima dan mengutamakan kenyamanan pasien.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Medan Batam

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengapresiasi inovasi pelayanan yang dilakukan RS Pelni tersebut. Sebab, dengan begitu peserta BPJS bisa semakin dimudahkan dalam memilih pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

“Hadirnya Klinik Eksekutif Heritage dapat memberikan pelayanan kesehatan secara merata pada semua kalangan dan memberikan kemudahanan akses bagi pengguna BPJS mendapatkan layanan kesehatan yang diinginkan,” kata Rini saat meresmikan Klinik Eksekutif Heritage di RS Pelni, Jakarta, Jumat (20/04/2018).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pelni Insan Purwarisya L Tobing mengungkapkan bahwa RS Pelni merupakan anak perusahaan PT Pelni yang selalu menunjukan keunggulan dari sisi pelayanan untuk peserta BPJS.

“Kehadiran BPJS yang diamanatkan oleh undang-undang menjadi tantangan sekaligus peluang. RS Pelni bisa dikatakan berhasil menjadi rumah sakit BUMN yang pertama pada 1 Januari 2014 menyatakan kesiapannya melayani peserta BPJS sebagaimana yang diamanatkan UU Jaminan Kesehatan Nasional. Kini, manajemen RS Pelni mampu menjadi rujukan bagi banyak rumah sakit di Indonesia,” ujar Insan.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni MEdan Batam

Saat ini jumlah proporsi pasien BPJS yang berobat ke RS PELNI mencapai angka 86% dari total keseluruhan pasien. Kunjungan rawat jalan mencapai 1500 pasien/hari, kunjungan rawat inap mencapai 120 pasien/hari dengan Bed Occupancy Ratio ( BOR ) mencapai 78% dan angka operasi 70 pasien/hari.

Tingginya kunjungan masyarakat ke RS Pelni disebabkan oleh pendekatan teknologi, seperti pemanfaatan mesin otomatis anjungan pendaftaran mandiri (APM) dan aplikasi yang dapat diunduh di smarphone. Aplikasi ini tidak hanya memungkinkan pasien untuk mendaftarkan kunjungannya, tapi juga melakukan konsultasi gratis ke dokter umum maupun spesialis secara online.

“Dengan pemanfaatan teknologi informasi, dan RS Pelni dapat melakukan kegiatan operasionalnya secara efisien dan modern, dan masyarakat yang sudah terbiasa dengan smartphone, semakin mudah untuk menjangkau layanan kesehatan tanpa antri panjang dan birokrasi yang melelahkan. Kami mengharapkan RS Pelni dapat menjadi rujukan nasional di industri kesehatan,” tutup Insan.